Suapan terakhir ..
Waktu itu aku dapet bingkisan dari
tempat pkl sekitar pertengahan bulan september aku inget banget, tadi nya mau
aku kasihin ajah buat mama makan siang pulang jualan nanti. Tapi dua
kurcaci-kurcaci itu datang ke kamarku pada siang hari menuju sore, iya dia
adalah kedua adikku yang paling aku sayangi dan cintai didunia ini yaitu sepupuku.
Kita saat itu berbincang-bincang seperti biasa dan mereka berdua kalau sudah
kumpul bertiga bareng aku pasti selalu saling mengadu kepadaku mencari
pembelaan sampai aku sendiri pusing mendengar cerita mereka berdua yang saling
menyalahkan satu sama lain. Pada akhirnya kita pun makan bersama dikamarku
dengan memakan bingkisan tersebut, dan seperti biasa aku selalu menyuapi mereka
berdua. Dan mereka berdua selalu protes karena aku selalu menyuapinya sedikit
terus. Hhaha aku berkata kepada mereka mengingatkan mereka karena ketika mereka
kecil kalau makan juga suka dimuntahin lagi, dan akhirya kita bertiga mengenang
dan menceritakan kembali masa kanak-kanak saat kita bersama. Dimataku mereka
masihlah adik kecilku meskipun salah satu diantara mereka sudah mulai beranjak
remaja tapi tetap saja dalam penglihatanku mereka masih kecil. Aku sangat
menyayangi mereka berdua meskipun sekarang salah satu dari kedua adikku yang paling
aku yang sayangi dan cintai sudah ada bersama Allah. Karena Allah jauh lebih
menyayangi adikku lebih dariku, karena itu dia di panggil lebih dulu bahkan
sebelum menginjak umurnya 17 thn yang sangat dia inginkan karena umur segitu
dia akan dapat KTP. Dia yang selalu senang dan bersemangat karena sebentar lagi
umurnya 17thn namun takdir berkata lain. Keinginan kita saat itu adalah kembali
mengenang masa kanak-kanak kami ketika kami bertiga semua sudah menjadi ibu-ibu
bahkan nenek-nenek untuk saling meledek satu sama lain.
Komentar
Posting Komentar